Beberapa kasus dalam hidup dan kehidupan banyak dijumpai dalam perjalanan ikhwan dan akhwat selama mengikuti pengajian tawakal, a.l : penyakit jasmani, masalah rumahtangga, memperdalam ilmu dan banyak penyakit berat lainnya menyangkut jasmani dan rohani.
Bebearap kasus tersebut a.l :
KASUS SAKIT
Yang dimaksud dengan kasus sakit antara lain :
- Susah tidur.
- Darah tinggi, sering marah-marah.
- Sering pusing-pusing.
- Lumpuh anggota badannya dan lain sebagainya.
KASUS KEGONCANGAN RUMAH TANGGA
- Suami menikah lagi atau punya simpanan lagi (istri).
- Anak nakal, bandel, sekolahnya jarang masuk dan lain-lain.
KASUS BELAJAR DAN KONSULTASI
Memperdalam Agama Islam dan menghayati ayat-ayat suci Al-Qur’an serta mengamalkannya.
KASUS-KASUS LAIN
- Penyalahgunaan obat-obat terlarang/Narkotika umumnya langsung dirawat dan dibimbing di Pengajian Tawakal.
- Kenakalan-kenakalan remaja lainnya, suka melawan orang tua, suka mengambil uang/barang yang bukan haknya, sedangkan untuk dididik langsung dirumahnya keluarganya keberatan, sehingga seringkali dititipkan dibawah pengawasan Pengajian Tawakal.
KASUS PENYAKIT BERAT
Biasanya Pengajian Tawakal menerima/menolong Ikhwan yang menurut Ilmu kedokteran sudah tidak bisa diatasi lagi tetapi dengan kebesaran dan kegaiban-kegaiban Allah SWT Insya Allah dan Alhamdulillah dari seluruh kasus-kasus tersebut diatas dapat dinyatakan berhasil + 80 %.
Sungguh banyak contoh-contoh yang jika dituliskan, maka akan penuhlah halaman-halaman kertas yang banyak. Semuanya sungguh menampakkan kisah-kisah yang mencengangkan kita semata.
Kegaiban-kegaiban Allah yang Maha Pemurah, yang bagi ikhwan-ikhwan Tawakal bukanlah merupakan hal yang aneh, oleh karena bukankah telah difirmankan Allah :
“Barang siapa yang berserah diri kepada Allah dan berbuat kebaikan, niscaya pahala disisi Allah dan dia tidak punya khawatir dan rasa takut” (2 : 112).
Sehingga semua kegaiban itu adalah merupakan pahala dari Allah bagi orang yang sungguh-sungguh berserah diri kepada-Nya sebab dalam firman-Nya yang lain dikatakan :
“……………….Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan segala keperluannya…………….” (At Talaq : 2, 3).
Semuanya itu tentu hanya mungkin bagi mereka yang benar-benar meyakini. Yang senantiasa taat, tunduk dan patuh kepada-Nya. Taat dalam melaksanakan segala perintah-Nya dan tunduk menjauhi segala larangan-Nya. Mereka yang senantiasa ingat kepada-Nya, bersyukur akan segala karunia-Nya, dan tidak lalai akan kekuasaan-Nya.
“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku ingat kepadamu dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari nikmat-Ku” (2 : 152).
Itulah denyut deru nafas kehidupan Pengajian Tawakal setiap hari, benar-benar dengan segala gerak hidup dan kehidupan manusia menyerukan kalimat-kalimat Tauhid menyerukan kabar gembira bagi umat beriman.
“Dan sampaikan berita gembira kepada orang-orang mu’min bahwa sesungguhnya bagi mereka karunia yang besar dari Allah” (33 : 47).
Insya Allah Pengajian Tawakal akan senantiasa menjadi Masjid yang selalu terbuka pintunya. Dan didalamnya tiada kan putus gema tasbih orang-orang yang berdzikir kepada-Nya.
Renungkanlah firman Allah dalam Al-Qur’an S.33 (Al Ahzab) ayat 41, 42, 43.
“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya“.
“Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang“.
“Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-malaikat-Nya (memohonkan ampun untukmu), supaya dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman“.
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar.

