<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tawakal website &#187; Artikel Islam</title>
	<atom:link href="http://www.tawakal.or.id/category/artikel-islam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.tawakal.or.id</link>
	<description>Allah no.1, problem no.2</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Aug 2011 15:20:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Sekelumit Ringkasan Pidato Terakhir Rosulullah SAW</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2009/12/sekelumit-ringkasan-pidato-terakhir-rosulullah-saw/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2009/12/sekelumit-ringkasan-pidato-terakhir-rosulullah-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 01:20:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>
		<category><![CDATA[padang arafah]]></category>
		<category><![CDATA[pidato]]></category>
		<category><![CDATA[Rosul]]></category>
		<category><![CDATA[terakhir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tawakal.or.id/?p=1351</guid>
		<description><![CDATA[Rasulullah SAW melaksanakan ibadah haji yang terakhir pada tahun ke 10 Hijriyah dengan diikuti oleh 124.000 Mukmin. Beliau menyampaikan khutbah bersejarah di padang Arafah pada hari ke-9 bulan Dzulhijah, sambil berdiri di Jabal Rahmah, menjelang waktu shalat Dzuhur. Bilal ra dan Rabiah bin Khalaf mengulangi kalimat-kalimat Rasulullah SAW untuk para jamaah yang berada jauh dari [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2009/12/sekelumit-ringkasan-pidato-terakhir-rosulullah-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perbandingan Al-Qur&#8217;an &amp; Alkitab kristian&#8230;</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2009/09/perbandingan-al-quran-alkitab-kristian/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2009/09/perbandingan-al-quran-alkitab-kristian/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 09:18:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tawakal.or.id/?p=1340</guid>
		<description><![CDATA[Jika dibandingkan dengan kitab-kitab yang terdahulu &#8211; Taurat, Zabur, Injil- maka Al-Qur&#8217;anlah yang paling bisa dikatakan lebih otentik karena beberapa hal : Ditulis saat Rasulullah masih hidup, dengan larangan penulisan masalah lainnya yaitu hadits, sehingga kemungkinan adanya pencampuran adalah kecil. Sementara yang lain seperti Perjanjian Lama yang merupakan himpunan kitab/fasal, ditulis selama lebih dari dua [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2009/09/perbandingan-al-quran-alkitab-kristian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Al-Ilmu (Quran &amp; Hadist)</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2004/11/pentingnya-al-ilmu-quran-hadist/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2004/11/pentingnya-al-ilmu-quran-hadist/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Nov 2004 10:28:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2004/11/26/pentingnya-al-ilmu-quran-hadist/</guid>
		<description><![CDATA[1. DEFINISI AL ILMU a. Menurut bahasa (Arab) : al Ilmu lawan kata al Jahlu (tidak tahu atau bodoh). (Lihat Lisanul Arab) Atau : mengenal sesuatu dalam keadaan aslinya dengan pasti. (Kitabul Ilmi hal 11)b. Menurut Istilah : Ilmu yang kita maksud di sini adalah Ilmu syaríi yaitu ilmu tentang penjelasan-penjelasan dan petunjuk yang Allah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2004/11/pentingnya-al-ilmu-quran-hadist/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anak Adalah Bagian Dari Usaha Orang Tua</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2004/11/anak-adalah-bagian-dari-usaha-orang-tua/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2004/11/anak-adalah-bagian-dari-usaha-orang-tua/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Nov 2004 09:38:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2004/11/26/anak-adalah-bagian-dari-usaha-orang-tua/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Dan bahwasanya seseorang itu tidak akan memperoleh (kebaikan) kecuali dari hasil usahanya sendiri&#8221; (Surah An-Najm 53: 39). Ayat di atas merupakan kaidah ilmiyyah yang umum dan tetap di dalam keumumannya dan tidak menerima pengecualian yang memang tidak ada sama sekali: Bahwa seorang tidak akan mendapat pahala atau ganjaran kecuali atas hasil usahanya sendiri. Sedangkan anak [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2004/11/anak-adalah-bagian-dari-usaha-orang-tua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Allah SWT</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2004/11/mengenal-allah/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2004/11/mengenal-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Nov 2004 09:29:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2004/11/26/mengenal-allah/</guid>
		<description><![CDATA[Manusia makhluk Allah yang mulia, diciptakan dan diberi ilmu pengetahuan sehingga mengalahkan sekalian makhluk yang ada, lalu dengannya Allah memerintahkan para Malaikat bersujud kepada Adam, malaikatpun mentaati perintah tersebut. Demikianlah pentingnya ilmu tersebut, para malaikat dan Iblis diperintahkan bersujud kepada Adam, Malaikat bersujud dan Iblis enggan, karenanyalah Allah mengutuknya dan menjadikannya kafir, Allah berfirman mengisahkan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2004/11/mengenal-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengertian Iman Menurut Ahlus Sunnah Wal Jama&#8217;ah</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2004/09/pengertian-iman-menurut-ahlus-sunnah-wal-jamaah-2/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2004/09/pengertian-iman-menurut-ahlus-sunnah-wal-jamaah-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Sep 2004 19:38:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2004/09/05/pengertian-iman-menurut-ahlus-sunnah-wal-jamaah-2/</guid>
		<description><![CDATA[Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Bagaimana pengertian Iman menurut Ahlus Sunnah wal Jama&#8217;ah .? Apakah Iman itu bisa bertambah atau berkurang ? Pengertian Iman menurut Ahlus Sunnah wal Jama&#8217;ah adalah ; ikrar dalam hati, diucapkan dengan lisan dan diamalkan dengan anggota badan. Jadi, Iman itu mencakup tiga hal : Ikrar dengan hati. Pengucapan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2004/09/pengertian-iman-menurut-ahlus-sunnah-wal-jamaah-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terlambatkah Orang yang Tua Menuntut Ilmu Dien?</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2004/07/terlambatkah-orang-yang-tua-menuntut-ilmu-dien/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2004/07/terlambatkah-orang-yang-tua-menuntut-ilmu-dien/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2004 20:31:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2004/07/27/terlambatkah-orang-yang-tua-menuntut-ilmu-dien/</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan. Syaikh Masyhur Hasan Salman ditanya : Bagaimana cara menuntut Ilmu bagi yang terlambat, khususnya orang yang telah tua ?Jawaban. Barang siapa yang tidak belajardiwaktu kecil kemudian sadar setelah tua, aku bertanya berapa sebenarnya umurnya empat puluh tahunkah? Rasulullah Shalallahu &#8216;Alaihi Wa Sallam sendiri sebagai contoh bagi manusia diutus ketika berumur empat puluh tahun. Al-Qadhi [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2004/07/terlambatkah-orang-yang-tua-menuntut-ilmu-dien/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Malu Belajar Ilmu Agama</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2004/07/jangan-malu-belajar-ilmu-agama/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2004/07/jangan-malu-belajar-ilmu-agama/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2004 20:25:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2004/07/27/jangan-malu-belajar-ilmu-agama/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Katakanlah, adakah sama orang-orang yang mengetahui dan orang-orang yang tidak mengetahui?&#8221; (Az-Zumar: 9). Dari Ummu Salamah, dia berkata, Ummu Sulaim pernah datang kepada Rasulullah Shallallahu &#8216;alihi wa sallam seraya berkata, &#8220;Wahai Rasulullah, sesungguhnya Allah tidak merasa malu dari kebenaran. Lalu, apakah seorang wanita harus mandi jika dia bermimpi? Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam menjawab, &#8220;Jika [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2004/07/jangan-malu-belajar-ilmu-agama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keutamaan SABAR dalam Menghadapi Cobaan</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2004/06/keutamaan-sabar-dalam-menghadapi-cobaan/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2004/06/keutamaan-sabar-dalam-menghadapi-cobaan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2004 13:24:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2004/06/11/keutamaan-sabar-dalam-menghadapi-cobaan/</guid>
		<description><![CDATA[Dari Ummu Al-Ala&#8217;, dia berkata : &#8220;Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam menjengukku tatkala aku sedang sakit, lalu beliau berkata. &#8216;Gembirakanlah wahai Ummu Al-Ala&#8217;. Sesungguhnya sakitnya orang Muslim itu membuat Allah menghilangkan kesalahan-kesalahan, sebagaimana api yang menghilangkan kotoran emas dan perak&#8220;. (Isnadnya Shahih, ditakhrij Abu Daud, hadits nomor 3092)Wahai Ukhti Mukminah .! Sudah barang tentu engkau [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2004/06/keutamaan-sabar-dalam-menghadapi-cobaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Etika Amar Maruf Nahi Mungkar</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2004/05/etika-amar-maruf-nahi-mungkar/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2004/05/etika-amar-maruf-nahi-mungkar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 May 2004 20:06:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2004/05/10/etika-amar-maruf-nahi-mungkar/</guid>
		<description><![CDATA[Allah Taala yang Maha Tinggi dan Maha Besar berfirman: Artinya:&#8221;Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu; tiada orang yang sesat itu akan memberi mudharat kepadamu apabila kamu telah mendapat petunjuk&#8220;. ( Q.S: 5;105 ). Ayat ini tidak bermakna larangan atau perintah untuk meninggalkan amar maruf (kebaikan) dan nahi mungkar (kejelekan), sebagaimana yang terdapat dalam hadits masyhur [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2004/05/etika-amar-maruf-nahi-mungkar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

