<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tawakal website &#187; Kisah Sufi</title>
	<atom:link href="http://www.tawakal.or.id/category/kisah-sufi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.tawakal.or.id</link>
	<description>Allah no.1, problem no.2</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Aug 2010 14:53:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Abdal: Pemimpin Kafilah Ruhani menuju Allah</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2003/04/abdal-pemimpin-kafilah-ruhani-menuju-allah/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2003/04/abdal-pemimpin-kafilah-ruhani-menuju-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2003 12:31:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sufi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2003/04/07/abdal-pemimpin-kafilah-ruhani-menuju-allah/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam kafilah ruhani yang berjalan menuju Tuhan, kita melihat barisan yang panjang. Mereka yang berada dalam barisan mempunyai martabat yang bermacam-macam, bergantung pada sejauh mana mereka telah berjalan. Dari tempat berangkat ke tujuan, ada sejumlah stasiun yang harus mereka lewati. Derajat mereka juga bergantung pada banyaknya stasiun yang sudah mereka singgahi. Pada setiap stasiun selalu [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2003/04/abdal-pemimpin-kafilah-ruhani-menuju-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sebuah Wahyu Langsung untuk &#8216;ALI</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2003/03/sebuah-wahyu-langsung-untuk-ali/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2003/03/sebuah-wahyu-langsung-untuk-ali/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Mar 2003 12:38:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sufi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2003/03/31/sebuah-wahyu-langsung-untuk-ali/</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari ketika &#39;Ali sedang berada dalam pertempuran, pedang musuhnya patah dan orangnya terjatuh. &#39;Ali berdiri di atas musuhnya itu, meletakkan pedangnya ke arah dada orang itu, dia berkata, &#8220;Jika pedangmu berada di tanganmu, maka aku akan lanjutkan pertempuran ini, tetapi karena pedangmu patah, maka aku tidak boleh menyerangmu.&#8221; &#8220;Kalau aku punya pedang saat ini, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2003/03/sebuah-wahyu-langsung-untuk-ali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebal Api Karena Jatuh Cinta</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2003/01/kebal-api-karena-jatuh-cinta/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2003/01/kebal-api-karena-jatuh-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jan 2003 10:34:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sufi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2003/01/23/kebal-api-karena-jatuh-cinta/</guid>
		<description><![CDATA[Seorang yang terkenal arif pernah bercerita, bahwa ia pernah menemui seorang pandai besi yang sangat ajaib. Ia mengerjakan pekerjaannya tanpa pernah menggunakan alat anti api atau lain-lainnya. Hanya dengan tangan kosong, ia mampu memegang besi yang sedang membara. Ketika si arif menanyakan penyebab kekebalannya, pandai besi tadi menceritakan peristiwa yang pernah ia alami. Beberapa tahun [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2003/01/kebal-api-karena-jatuh-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tanda Hukuman Tuhan</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2002/12/tanda-hukuman-tuhan/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2002/12/tanda-hukuman-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Dec 2002 09:11:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sufi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2002/12/19/tanda-hukuman-tuhan/</guid>
		<description><![CDATA[Di zaman Nabi Syuaib, seorang pria datang ke hadapan Nabi, &#8220;Tuhan telah menyaksikan semua dosa yang aku lakukan. Namun karena kemurahanNya, Ia masih juga belum menghukumku.&#8221;Tuhan lalu berkata kepada Syuaib, &#8220;Katakan pada orang itu: Engkau merasa Tuhan belum menghukummu padahal sebaliknya. &#8220;Tuhan telah menghukum tetapi kau tak menyadarinya. Kau berkelana di tengah rimba tanpa tujuan. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2002/12/tanda-hukuman-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ahli Ibadah Dengan Pelacur Yang Cantik Jelita</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2002/12/ahli-ibadah-dengan-pelacur-yang-cantik-jelita/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2002/12/ahli-ibadah-dengan-pelacur-yang-cantik-jelita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Dec 2002 12:19:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sufi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2002/12/18/ahli-ibadah-dengan-pelacur-yang-cantik-jelita/</guid>
		<description><![CDATA[-Hasan meriwayatkan, bahawa dahulu ada seorang pelacur yang sangat cantik jelita. Dia tidak mahu melayani orang yang datang kecuali jika dibayar sebanyak seratus dinar. Secara kebetulan pada suatu hari ada seorang ahli ibadah yang melihat wajah pelacur cantik itu sehingga membuatkan ahli ibadah itu tertarik dan jatuh cinta kepadanya. Kerana lelaki ahli ibadah itu mengetahui, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2002/12/ahli-ibadah-dengan-pelacur-yang-cantik-jelita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Doa orang Yang Taqwa</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2002/12/doa-orang-yang-taqwa/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2002/12/doa-orang-yang-taqwa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Dec 2002 09:17:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sufi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2002/12/17/doa-orang-yang-taqwa/</guid>
		<description><![CDATA[ALI BIN ABI THOLIB Pada suatu ketika Ali bin abi Tholib diserahi seorang pencuri untuk dihukum, kemudian beliau bertanya &#8220;apakah engkau telah mencuri ?&#8221; , kemudian dijawab &#8220;ya&#8221;. Kemudian setelah diulang pertanyaan sampai tiga kali dan orang itu selalu mengiyakan maka Ali menyuruh agar orang itu dipotong tangannya. Kemudian pulanglah pencuri itu dengan bunntung sebelah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2002/12/doa-orang-yang-taqwa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dialog Abu Hanifah Dengan Ilmuan Kafir Tentang Ketuhanan</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2002/12/dialog-abu-hanifah-dengan-ilmuan-kafir-tentang-ketuhanan/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2002/12/dialog-abu-hanifah-dengan-ilmuan-kafir-tentang-ketuhanan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Dec 2002 07:47:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sufi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2002/12/03/dialog-abu-hanifah-dengan-ilmuan-kafir-tentang-ketuhanan/</guid>
		<description><![CDATA[Imam Abu Hanifah pernah bercerita : Ada seorang ilmuwan besar, Atheis dari kalangan bangsa Rom, tapi ia orang kafir. Ulama-ulama Islam membiarkan saja, kecuali seorang, yaitu Hammad guru Abu Hanifah, oleh kerana itu dia segan bila bertemu dengannya.Pada suatu hari, manusia berkumpul di masjid, orang kafir itu naik mimbar dan mahu mengadakan tukar fikiran dengan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2002/12/dialog-abu-hanifah-dengan-ilmuan-kafir-tentang-ketuhanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Kami Memilih Islam</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2002/12/mengapa-kami-memilih-islam/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2002/12/mengapa-kami-memilih-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Dec 2002 07:41:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sufi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2002/12/03/mengapa-kami-memilih-islam/</guid>
		<description><![CDATA[Pada waktu orang bermaksud akan berpindah dari agamanya yang dianutnya karena pengaruh lingkungan kelahirannya, biasanya yang mendorongnya itu dasar-dasar emosional, filsafat atau kemasyarakatan. Bakat pembawaan saya sendiri telah menuntut suatu keimanan yang dapat memenuhi tuntutan filsafat dan sosial. Bagi saya hal itu hanya bisa dipenuhi dengan keputusan untuk menguji kebenaran semua agama penting di dunia [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2002/12/mengapa-kami-memilih-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Derita Sakaratul Maut Kerana Mengutamakan Isteri Lebih Dari Ibunya</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2002/12/derita-sakaratul-maut-kerana-mengutamakan-isteri-lebih-dari-ibunya/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2002/12/derita-sakaratul-maut-kerana-mengutamakan-isteri-lebih-dari-ibunya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Dec 2002 07:38:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sufi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2002/12/03/derita-sakaratul-maut-kerana-mengutamakan-isteri-lebih-dari-ibunya/</guid>
		<description><![CDATA[Di zaman Rasulullah ada seorang pemuda yang bernama Alqomah, ia sangat rajin beribadat. Suatu hari ia tiba-tiba jatuh sakit yang sangat kuat, maka isterinya menyuruh orang memanggil Rasulullah dan mengatakan suaminya sakit kuat dan dalam sakaratul maut. Ketika berita ini sampai kepada Rasulullah, maka Rasulullah menyuruh Bilal r.a, Ali r.a, Salamam r.a dan Ammar r.a [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2002/12/derita-sakaratul-maut-kerana-mengutamakan-isteri-lebih-dari-ibunya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kerinduanmu Padaku Adalah Utusanku Bagimu</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2002/11/kerinduanmu-padaku-adalah-utusanku-bagimu/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2002/11/kerinduanmu-padaku-adalah-utusanku-bagimu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Nov 2002 11:31:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sufi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2002/11/22/kerinduanmu-padaku-adalah-utusanku-bagimu/</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu saat, seorang sufi tengah tenggelam dalam doa-doanya. Setan datang menghampirinya dan berkata, &#8220;Sampai kapan kau akan terus seperti ini, memanggil-manggil Tuhan. Diamlah kau, Tuhan takkan pernah menjawabmu!&#8221;Sufi itu menjadi teramat sedih dan termenung diam. Ia tak meneruskan doanya. Di malam harinya, Nabi Khidhir hadir dalam mimpinya dan bertanya, &#8220;Mengapa engkau berhenti menyeru Tuhanmu?&#8221; [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2002/11/kerinduanmu-padaku-adalah-utusanku-bagimu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
