<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tawakal website &#187; Puisi Putih</title>
	<atom:link href="http://www.tawakal.or.id/category/puisi-putih/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.tawakal.or.id</link>
	<description>Allah no.1, problem no.2</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Aug 2011 15:20:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Antara Dia,Kita dan Mereka</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2004/05/antara-diakita-dan-mereka/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2004/05/antara-diakita-dan-mereka/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 May 2004 08:49:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Putih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2004/05/09/antara-diakita-dan-mereka/</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin kulihat kaki langit berkilau keemasan Saksikan surya kabari waktu pada sang fajar Tersenyum datar ingatkan bumi tentang keterbatasan Saling bercengkrama mereka kisahkan manusia dan ikhtiar Bayu berhembus diantara wajah mereka berdua Sesekali desisnya lengkapi cerita kenyataan dunia Seputar amanah illahi jadi tema menarik seyogyanya Saksikan langit kerap menjaga berita gembira bagi sesama Gemuruh langkah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2004/05/antara-diakita-dan-mereka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PERAHU MAíRIFAT</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2004/04/perahu-mairifat/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2004/04/perahu-mairifat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Apr 2004 10:41:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Putih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2004/04/30/perahu-mairifat/</guid>
		<description><![CDATA[Awan gelap selimuti mahligai jiwa Redupkan bathin gundah gulanakan hati Hitam bayangan mengusik aradh yang berhias cahaya Larungkan sangka pada dada yang terkunciMerenda waktu dengan benang asa kemerahan Sambil lamurkan warna bumi dijendela keyakinan Berharap cakrawala sinari kegersangan impian Tapi percikan nafs semakin melahap inti kepastian Gelap dadamu pekat egomu Gumpalan asap nafsu kusamkan kaca [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2004/04/perahu-mairifat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika Keangkuhan-mu Memudarkan CahayaNya</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2004/03/ketika-keangkuhan-mu-memudarkan-cahayanya/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2004/03/ketika-keangkuhan-mu-memudarkan-cahayanya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2004 11:33:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Putih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2004/03/17/ketika-keangkuhan-mu-memudarkan-cahayanya/</guid>
		<description><![CDATA[Kekalutan datang dan pergi dalam jiwa Kegalauan menambah gersangnya hati Tiada terusik perjalanan panjang yg penuh noda Karena menepis semua kesaksian sang Penguasa syurgaTabir jiwamu adalah hakekat keberadaanmu kini Tak tertembus cahaya Rahman ketika engkau berucap Tak tergetar lirih sedikitpun saat menyebut AsmaNya.. Bekukah hatiku?gelapkah jiwaku?atauÖ.???!! Seperti merpati terbang menembus sang bayu.. Mengepakkan sayap sekuat-kuatnya [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2004/03/ketika-keangkuhan-mu-memudarkan-cahayanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tak Berarti Lagi</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2003/08/tak-berarti-lagi/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2003/08/tak-berarti-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2003 12:53:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Putih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2003/08/13/tak-berarti-lagi/</guid>
		<description><![CDATA[Tatkala jiwa kian merasa sepi dan tiada lagi menyisakan asa Kesendirian adalah jalan yang terbaik untuk di lalui Walau dibenamkan oleh kegaduhan suasana dunia. Toh sang jiwa tetap akan melantunkan tembang kerinduan yang tak bertepi.Perlahan kulalui jejak sang Mulia disepanjang pesisir hatiku Anehnya tak tersirat sedikitpun tanda-tanda kehangatan cintaNya Ö Mungkinkah karena aku yang telah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2003/08/tak-berarti-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tangisan Bintang untuk Dua Waktu</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2003/08/tangisan-bintang-untuk-dua-waktu/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2003/08/tangisan-bintang-untuk-dua-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2003 12:49:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Putih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2003/08/13/tangisan-bintang-untuk-dua-waktu/</guid>
		<description><![CDATA[Kesejukan merambat menuju kalbukuÖ Selepas isya ku buang segala penat nan sarat Memikirkan separuh perjalan hidup iniÖ Dengan memandang sebuah bintang diangkasa sana.Terus kau pancarkan sinar dimalam kelamÖ Tiada pernah mengeluh seberapa banyak manusia yang bisa kau ajak cengkrama Tapi kau tak pernah merasa lelah membelai mereka sepanjang keheningan malam . Bahkan kau tak pernah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2003/08/tangisan-bintang-untuk-dua-waktu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>I&#8217;m Too Busy</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2002/11/im-too-busy/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2002/11/im-too-busy/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Nov 2002 09:43:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Putih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2002/11/22/im-too-busy/</guid>
		<description><![CDATA[Let&#8217;s ponder upon this&#8230;. &#8220;People throw away what they could have, By insisting on perfection&#8211;which they cannot have, And looking for it where they will never find it. &#8220;In the Name of Allah Most Gracious, Most Merciful I&#8217;M TOO BUSY Everyday as I wake up at dawn My mind start working the moment I yawn [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2002/11/im-too-busy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Antara Dilema Dan Asa Di 2/3 Malam</title>
		<link>http://www.tawakal.or.id/2002/11/antara-dilema-dan-asa-di-23-malam/</link>
		<comments>http://www.tawakal.or.id/2002/11/antara-dilema-dan-asa-di-23-malam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Nov 2002 14:16:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Putih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2002/11/13/antara-dilema-dan-asa-di-23-malam/</guid>
		<description><![CDATA[Saat keheningan menyelimuti kembalinya sang malam pekat saat kesunyian terbiasa tertawa terbahak puas tatkala menakhlukkanku kembali dan ketika sang gelap membuat bisikan yg menghempaskan ruhku kedalam angan yg semu tiba tiba sesuatu terulang kembali, Ohh&#8230;Tuhan mengapa kegelapan itu tak pernah berhenti menerjangku&#8230; Telah ku himpun segenap sisa-sisa keyakinanku yang tengah merapuh bahkan hampir semua keberserahan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.tawakal.or.id/2002/11/antara-dilema-dan-asa-di-23-malam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

