Sholat Tahajjud ternyata tak hanya membuat seseorang yang melakukannya mendapatkan tempat (maqam) terpuji di sisi Allah (Qs Al-Isra:79) tapi juga sangat penting bagi dunia kedokteran. Menurut hasil penelitian Mohammad Sholeh, dosen IAIN Surabaya, salah satu shalat sunah itu bisa membebaskan seseorang dari serangan infeksi dan penyakit kanker. Tidak percaya? selanjutnya »
Sehubungan dengan akan diadakannya Silaturahmi Iedul Fitri 1425H Keluarga Besar Pengajian Tawakal, Kami mengundang Bapak/Ibu/Ikhwan/Akhwat/Saudara/Saudari untuk menghadirinya, untuk penjelasan lebih lanjut silahkan klik disini selanjutnya »
1. DEFINISI AL ILMU
a. Menurut bahasa (Arab) : al Ilmu lawan kata al Jahlu (tidak tahu atau bodoh). (Lihat Lisanul Arab) Atau : mengenal sesuatu dalam keadaan aslinya dengan pasti. (Kitabul Ilmi hal 11) selanjutnya »
“Dan bahwasanya seseorang itu tidak akan memperoleh (kebaikan) kecuali dari
hasil usahanya sendiri” (Surah An-Najm 53: 39).
Ayat di atas merupakan kaidah ilmiyyah yang umum dan tetap di dalam keumumannya dan tidak menerima pengecualian yang memang tidak ada sama sekali: Bahwa seorang tidak akan mendapat pahala atau ganjaran kecuali atas hasil usahanya sendiri. selanjutnya »
Manusia makhluk Allah yang mulia, diciptakan dan diberi ilmu pengetahuan sehingga mengalahkan sekalian makhluk yang ada, lalu dengannya Allah memerintahkan para Malaikat bersujud kepada Adam, malaikatpun mentaati perintah tersebut.
selanjutnya »
Tingkat kecerdasan seorang anak yang ditentukan secara metodik oleh IQ (Intellegentia Quotient) memegang peranan penting untuk suksesnya anak dalam belajar. Menurut penyelidikan, IQ atau daya tangkap seseorang mulai dapat ditentukan sekitar umur 3 tahun. selanjutnya »
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Bagaimana pengertian Iman menurut Ahlus Sunnah wal Jama’ah .? Apakah Iman itu bisa bertambah atau berkurang ? selanjutnya »
Pertanyaan.
Syaikh Masyhur Hasan Salman ditanya : Bagaimana cara menuntut Ilmu bagi yang terlambat, khususnya orang yang telah tua ? selanjutnya »
“Katakanlah, adakah sama orang-orang yang mengetahui dan orang-orang yang tidak mengetahui?” (Az-Zumar: 9).
Dari Ummu Al-Ala’, dia berkata : “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjengukku tatkala aku sedang sakit, lalu beliau berkata. ‘Gembirakanlah wahai Ummu Al-Ala’. Sesungguhnya sakitnya orang Muslim itu membuat Allah menghilangkan kesalahan-kesalahan, sebagaimana api yang menghilangkan kotoran emas dan perak“. (Isnadnya Shahih, ditakhrij Abu Daud, hadits nomor 3092) selanjutnya »

